Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Sinergi Universitas Ma Chung dengan perguruan tinggi di Malang kembali diperkuat melalui kegiatan akademik yang inspiratif. Kali ini, dosen Universitas Ma Chung hadir berbagi ilmu di Universitas Negeri Malang (UM). Rino Tam Cahyadi, S.E., M.S.A., CIC., CPFA., Ketua Program Studi Digital Business Accounting Universitas Ma Chung, hadir sebagai dosen tamu untuk membekali 111 mahasiswa angkatan 2024 Program Studi S1 Pariwisata UM mengenai pentingnya manajemen keuangan dan investasi.
Kolaborasi untuk Wawasan Komprehensif

Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Ketua Prodi S1 Pariwisata UM, Prof. I Komang Astina, M.S., Ph.D. Menurut Prof. Komang, program kuliah tamu ini adalah agenda rutin untuk memperkaya keilmuan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa pengalaman mahasiswa tidak cukup jika hanya berasal dari dosen internal, namun perlu diisi oleh dosen luar dan praktisi.
“Program ini merupakan agenda rutin kami, karena proses pembelajaran tidak hanya melibatkan dosen internal, melainkan juga dosen dari luar serta para praktisi. Ini tentu akan menambah nuansa wawasan yang berbeda,” ungkapnya.
“Kuliah tamu ini kita hadirkan sebagai sebuah komparasi, sesuatu yang berbeda, sehingga pembelajaran kita tidak selalu monoton, tapi beragam dan menambah pengetahuan yang komprehensif,” tambahnya.
Gen Z: Waktu adalah Aset Terbesar

Mengangkat tema Financial Management: Perencanaan Investasi bagi Gen Z, Rino membuka pemaparan dengan menekankan bahwa secara keilmuan, pengelolaan uang bisa dipelajari oleh semua orang tanpa melihat latar belakang pendidikannya.
Ia juga membedah tantangan ekonomi terkini, khususnya terkait inflasi di Indonesia yang dalam tiga tahun terakhir berada pada estimasi rata-rata 2,2% hingga 2,37%. Meskipun inflasi menjadi indikator adanya pertumbuhan ekonomi, Rino mengingatkan dampak negatifnya terhadap penurunan nilai mata uang secara riil. Dalam konteks inilah, investasi bisa hadir sebagai solusi strategis untuk menjaga nilai aset dari gerusan inflasi.
Namun, Rino dalam materinya menekankan prinsip penggunaan uang “dingin” agar mahasiswa tidak salah langkah dalam mengambil risiko. “Tidak semua uang itu diputar untuk investasi. Hanya uang dingin saja. Bukan uang panas atau operasional. Uang dingin adalah uang yang tidak dipakai untuk apapun, bukan uang tabungan atau dana darurat,” tegas Rino.

Ia menambahkan bahwa bagi Generasi Z, waktu bisa menjadi aset paling berharga yang berperan sebagai faktor pengali dalam mengoptimalkan hasil investasi jangka panjang. Sebagai panduan praktis, Rino membagikan empat langkah bagi mahasiswa untuk memulai investasi dengan aman:
1. Memprioritaskan ketersediaan dana darurat sebelum mulai berinvestasi.
2. Menanamkan pola pikir bahwa investasi adalah upaya untuk menambah keuntungan (dilakukan dengan disiplin), bukan cara instan untuk cepat kaya.
3. Memilih aplikasi atau platform yang telah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK.
4. Membangun kebiasaan dengan mulai dari nominal kecil namun dilakukan secara rutin dan konsisten.
Kehadiran dosen Universitas Ma Chung dalam kuliah tamu ini menjadi bukti sinergi yang dijunjung tinggi oleh kampus. Melalui peran Bapak Rino Tam Cahyadi, S.E., M.S.A., CIC., CPFA., dari prodi Digital Business Accounting ini, Universitas Ma Chung berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi keuangan anak muda, sehingga mereka mampu mencapai kondisi financial freedom atau nyaman dengan kondisi keuangannya di masa depan.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.