Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ma Chung menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Implementasi GMP di Industri Farmasi & Personal Care: Tantangan Nyata di Dunia Kerja” pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Pertiwi Universitas Ma Chung ini diikuti oleh 317 mahasiswa dari Program Studi Naturetech for Pharmacare (S1 Farmasi) dan Professional Degree of Pharmacist (Profesi Apoteker).
Kuliah tamu menghadirkan apt. Endra Atmaja, S.Farm., praktisi industri farmasi dari Beiersdorf serta Ketua HISFARIN Jawa Timur sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) di industri farmasi dan personal care, sekaligus memperkenalkan tantangan yang akan dihadapi mahasiswa di dunia kerja.
Dalam sambutannya, apt. Muhammad Reza Mahendra, S.Farm., M.Farm. dosen pembimbing kegiatan menyampaikan bahwa kuliah tamu ini diharapkan mampu memberikan pandangan awal bagi mahasiswa mengenai dunia industri.
“Melalui materi ini, teman-teman bisa mendapatkan gambaran bagaimana kondisi di dunia kerja nantinya. Meskipun masih ada mahasiswa di semester awal, setidaknya sudah memiliki bayangan ke depan. Bagi mahasiswa profesi maupun semester 8, harapannya kegiatan ini dapat mempermudah langkah mereka setelah lulus,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. apt. Rollando, S. Farm., M.Sc. selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan menegaskan bahwa kuliah tamu ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Farmasi dan Apoteker yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan industri farmasi. “Kegiatan ini memberikan gambaran dasar mengenai industri farmasi. Melalui materi hari ini, mahasiswa dapat memahami konsep dan implementasinya secara lebih nyata,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, apt. Endra Atmaja menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep GMP dan penerapannya di industri. Ia menegaskan bahwa peran apoteker di industri sangat krusial. “Tugas kita sebagai apoteker adalah memastikan semua proses berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, apt. Endra juga menekankan bahwa CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) mengarah pada prinsip continuous improvement. Setiap perubahan atau pengembangan dalam proses produksi harus melalui pengkajian serta pengendalian dari departemen yang bertanggung jawab. Dengan demikian, setiap perubahan yang dilakukan di industri farmasi harus terdokumentasi dan terkendali demi menjaga mutu produk.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh wawasan praktis mengenai implementasi GMP di dunia industri, sehingga lebih siap menghadapi tantangan profesional di masa mendatang.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.