Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Belajar bahasa sering kali identik dengan menghafal kosakata dan tata bahasa. Namun, di Universitas Ma Chung, pengalaman itu terasa berbeda. Di Program Studi Mandarin for Education and Business, bahasa bukan sekadar materi, melainkan pintu masuk menuju sebuah budaya. Bahasa Mandarin menjadi salah satu kompetensi yang dibekalkan kepada mahasiswa. Namun, pembelajaran tidak hanya berfokus pada bahasa semata, melainkan juga mencakup pemahaman mendalam tentang budaya yang menyertainya.
Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan menarik yang diselenggarakan oleh Program Studi Mandarin for Education and Business. Mahasiswa tidak hanya belajar Bahasa Mandarin di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam pengalaman budaya Tionghoa.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah peringatan Tahun Baru Imlek. Program studi Mandarin for Education and Business menggelar pameran bertajuk “Sinoculture of Imlek” pada 23 Februari 2026 di Universitas Ma Chung. Pameran ini menampilkan berbagai elemen budaya, mulai dari bendera, replika senjata tradisional, barongsai mini, kipas, hingga beragam pernak-pernik dekoratif khas Tionghoa.

Selain pameran, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang dapat diikuti oleh pengunjung, seperti Chinese Calligraphy, Chinese Paper Cutting, Chinese Knotting, serta Chinese Opera Mask Painting. Melalui aktivitas tersebut, pengunjung dapat mempraktikkan langsung budaya Tionghoa yang dipelajari.
“Kami memilih tema Sinoculture karena di program studi ini mahasiswa tidak hanya belajar Bahasa Mandarin, tetapi juga memahami makna dan nilai budaya Tiongkok. Mahasiswa perlu menyadari bahwa bahasa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya,” jelas Yohanna Nirmalasari, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Mandarin for Education and Business.
Pembelajaran budaya Tionghoa tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Dalam kesehariannya, mahasiswa prodi Mandarin for Education and Business juga mendapatkan pengalaman langsung melalui kegiatan perkuliahan di kelas. Pada 12 Maret 2026, mahasiswa semester 2 mengikuti kelas menulis Shufa, yang merupakan bagian dari mata kuliah Chinese Character 2. Kelas ini memberikan pemahaman dasar mengenai cara menulis karakter Mandarin dengan baik dan benar.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa belajar langsung di bawah bimbingan Anggrah Diah Airlinda, SS., MTCSOL., bersama Zhang Lihua dari Klub Kaligrafi Senior Ma Chung. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya Shufa yang indah, yang nantinya akan dipamerkan sebagai hasil pembelajaran mereka.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Chinese Character 2, di mana mahasiswa belajar langsung menulis shufa. Nantinya, hasil tulisan terbaik akan dipajang,” jelas Anggrah selaku dosen pengampu mata kuliah.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pembelajaran Bahasa Mandarin di Program Studi Mandarin for Education and Business dikemas secara menarik dan menyenangkan. Mahasiswa tidak hanya mempelajari bahasa, tetapi diharapkan juga dapat memahami dan menghayati budaya yang melatarbelakanginya.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.