Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND
Sabtu 04-07-2026,10:58 WIB
Reporter: Panca Rachmad Pamungkas|Editor: Panca Rachmad Pamungkas
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Momentum menjelang hari jadi selalu menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus lompatan besar. Hal inilah yang kini tengah dirasakan oleh Universitas Ma Chung. Menyongsong usianya yang ke-19 pada Selasa, 7 Juli 2026 mendatang, perguruan tinggi swasta terkemuka di Kota Malang ini tidak sekadar merayakan angka, melainkan membuktikan kualitasnya lewat capaian prestasi yang impresif.
BACA JUGA:Menuju Dua Dekade, Universitas Ma Chung Siap Jadi Trendsetter Pengembangan Ilmu dan Inovasi
​Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., Jumat (3/7), mengungkapkan kabar gembira yang baru saja diterima pihak kampus. Dalam kurun waktu Desember 2025 hingga awal Juli 2026, Universitas Ma Chung sukses mengantongi predikat akreditasi “Unggul” untuk enam program studi (prodi) sekaligus.
BACA JUGA:Universitas Ma Chung Perkuat Kemitraan Global, Ini Deretan Program Andalan bagi Mahasiswa
​Pencapaian ini menjadi pembuktian nyata di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan tinggi, sekaligus menjadi modal kuat bagi kampus untuk merealisasikan rencana besar tahun depan: membuka program Doktor (S3) di bidang Inovasi.

​Prof. Yufra menegaskan bahwa akreditasi “Unggul” ini bukan sekadar urusan administratif di atas kertas untuk dipajang. Lebih dari itu, ini adalah instrumen formal untuk membuktikan kepada publik bahwa kualitas pendidikan di Ma Chung berada di level tertinggi.
BACA JUGA:Tim Dosen DKV Universitas Ma Chung Adakan Pelatihan Animasi untuk Komunitas Tunarungu
​”Membangun kepercayaan masyarakat itu bukan hal yang mudah,” ujar Prof. Yufra. “Kalau kami mengklaim kualitas kami baik dan kompeten, buktinya apa? Nah, akreditasi inilah buktinya. Kami ingin memastikan bahwa setiap orang tua yang menitipkan anaknya belajar di sini merasa tenang karena institusi ini memiliki integritas yang terjaga”.
​Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2007 dengan hanya 5 program studi, Universitas Ma Chung terus bertumbuh secara konsisten. Hingga saat ini, kampus telah mengelola 12 program studi yang mencakup jenjang S1, D3, Profesi, hingga S2. Dengan separuh dari total prodinya kini telah berstatus Unggul, Ma Chung optimis lulusan yang dihasilkan akan semakin diserap dengan baik oleh pasar kerja global.
BACA JUGA:Mahasiswa Universitas Ma Chung Sabet Juara Dua Cabor Sekaligus di POMNAS 2025
​Keberhasilan mengamankan enam akreditasi Unggul ini juga menandai transisi penting dalam peta jalan (roadmap) jangka panjang Universitas Ma Chung. Prof. Yufra menjelaskan bahwa selama 20 tahun pertama sejak pendiriannya (fase pertama), cita-cita besar Ma Chung adalah menjadi To be a Living Example atau teladan yang hidup dalam dunia pendidikan.
​Namun, mulai tahun depan, seiring dengan perayaan Lustrum ke-4 (usia 20 tahun), Ma Chung bersiap naik kelas ke fase kedua, yaitu menjadi To be a Living Trendsetter.
​”Menjadi trendsetter berarti kami ikut membentuk dunia di mana kami berada. Bukan dalam artian global yang muluk-muluk di lima benua, melainkan lingkungan di sekitar kita—di Malang, di lingkungan perguruan tinggi, dan masyarakat luas. Kita harus menjadi penentu arah perkembangan, bukan sekadar pengikut,” urai Sang Rektor dengan visioner.
​Untuk mewujudkan hal tersebut, Universitas Ma Chung mengusung tema besar “Fostering Transdisciplinary Convergence” (Mendorong Konvergensi Transdisipliner). Kampus menyadari bahwa inovasi besar tidak lahir dari satu disiplin ilmu saja, melainkan hasil dari kerja sama multi-pihak melalui konsep Penta Helix yang melibatkan akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media.
BACA JUGA:Tembus Panggung L-Men 2025, Mahasiswa Ma Chung Ini Ungkap Tantangan yang Dihadapi
​Sesuai dengan target menjadi living trendsetter, Universitas Ma Chung kini sedang serius mempersiapkan pembukaan dua program studi baru untuk tahun depan. Selain prodi Hukum Bisnis, satu program yang menjadi sorotan utama adalah program Doktor (S3) di bidang Inovasi.
​Langkah ini dinilai sangat berani sekaligus relevan dengan kebutuhan zaman. Prof. Yufra memberikan analogi menarik mengenai perbedaan mendasar dari tiap jenjang pendidikan tinggi di kampusnya.
BACA JUGA:Tim Robotik Ma Chung Borong Juara di Ajang Robotik Internasional
​”Program S1 itu menggunakan ilmu pengetahuan dalam kehidupan, sementara S2 bertugas mengembangkan ilmu yang sudah ada,” jelasnya. “Nah, program S3 nanti fokusnya adalah menemukan ilmu pengetahuan baru. Mengapa kami memilih bidang inovasi? Karena inovasi adalah kunci yang dibutuhkan oleh semua bidang keilmuan agar bisa bertahan dan relevan di masa depan”.
​Catatan prestasi akademik Ma Chung kian lengkap dengan fondasi tata kelola internal mereka yang sehat. Di tengah isu nasional mengenai beratnya tantangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mempertahankan operasional mereka, Universitas Ma Chung justru berhasil membuktikan kemandirian finansial.
​Dengan menerapkan prinsip transparansi dan efisiensi yang ketat sejak tahun 2007, Ma Chung mampu membiayai operasional pendidikan berkualitas tinggi secara mandiri. Kemandirian ini memastikan seluruh fasilitas penunjang akademik—mulai dari laboratorium, galeri, perangkat praktikum modern, hingga kesejahteraan para dosen—tetap terjaga dalam kondisi prima.
​Capaian-capaian besar ini sejalan dengan visi agung yang dihidupi oleh seluruh civitas akademika Universitas Ma Chung: memuliakan Tuhan melalui akhlak, pengetahuan, dan kontribusi nyata sebagai insan akademik yang berdaya cipta. Dengan mengantongi 6 akreditasi Unggul dan persiapan matang menuju program S3 Inovasi, Universitas Ma Chung tidak hanya siap menyongsong usia 20 tahun, tetapi juga siap mengukir sejarah baru sebagai pelopor masa depan pendidikan Indonesia.
Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.