Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Sebagai upaya nyata dalam melakukan transformasi strategis dalam tata kelola, branding, dan integrasi AI menuju standar internasional, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, Ph.D bersama 24 pimpinan universitas lainnya dari seluruh Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan DIES NMT LEAP 2026. Kegiatan intensif ini diselenggarakan pada tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026 bertempat di Universitas Kristen Petra dan Universitas Surabaya.
Acara bertajuk Leadership Enhancement and Awareness through Peer Training (LEAP) ini merupakan program pelatihan yang didanai oleh DAAD Jerman. Fokus utama kegiatan yang berlangsung padat selama 5 hari ini adalah memperkuat kepemimpinan, tata kelola yang berintegritas, serta strategi inovasi perguruan tinggi melalui pelatihan sebaya (peer training). Acara ini didukung oleh beberapa narasumber penting, mulai dari kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri hingga direktur DAAD Regional Office Jakarta, Dr. Guido Schieners.
Untuk itu, terdapat beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam rangkaian sesi pemaparan dan diskusi dalam pelatihan DIES NMT LEAP 2026 ini. Kegiatan diawali dengan sesi pembuka wawasan mengenai transformasi digital dan dunia pendidikan yang disampaikan oleh Jenny Lee, CEO International Test Center. Dalam pemaparannya, narasumber yang memiliki rekam jejak cukup panjang di ITC menunjukkan betapa literasi digital adalah sebuah pondasi wajib menghadapi revolusi AI.
Dalam pelatihan DIES NMT LEAP 2026 ini, Dr. Josua Tarigan, dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Kristen Petra yang juga merupakan ketua panitia kegiatan ini memaparkan manajemen sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Tinggi.

Topik penting lainnya yang juga menjadi materi pelatihan DIES NMT LEAP 2026 ini adalah mengenai kerja sama internasional. Topik ini disajikan oleh Leenawati Limantara, Ph.D., mantan rektor pertama Universitas Ma Chung yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor bidang akademik di Universitas Kristen Petra.
Narasumber yang lebih suka disapa Ibu Shinta itu menegaskan pentingnya untuk bisa saling menyumbangkan keunggulan dalam merawat kerja sama internasional. “PT luar negeri yang menjadi mitra kerja sama bisa saja lebih unggul dari dalam satu dua hal, namun kita perlu menunjukkan dan membuktikan bahwa dalam hal-hal tertentu kita juga memiliki keunggulan,” demikian tegas ilmuwan yang berasal dari Lampung ini.
Sementara itu, Prof. Dr. rer.nat. Maria Goretti Marianti Purwanto, narasumber yang juga merupakan Wakil Rektor bidang akademik Universitas Surabaya menyajikan topik branding perguruan tinggi. Dalam pandangan ilmuwan yang lebih sering disapa Bu Maria, promosi perguruan tinggi hari ini harus bisa menyajikan hal-hal yang lebih dari sekadar informasi seperti dalam brosur. Pengalaman belajar mahasiswa adalah sesuatu yang wajib disoroti. Bagi PTS, topik-topik seputar branding, kekhasan lembaga, dan perolehan mahasiswa baru adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari pergulatan keseharian.
Ada beberapa topik lainnya dalam DIES NMT LEAP 2026 yang memang dirancang untuk saling berbagi pengalaman di antara para peserta. pemanfaatan AI, jalur-jalur kerja sama internasional, serta strategi pencapaian IKU juga menjadi topik-topik utama dalam perbincangan. Hal ini membuat pelatihan ini sekaligus menjadi ajang studi banding yang tidak biasa. Para pimpinan perguruan tinggi ini berbagi pengalaman dari institusinya masing-masing untuk tujuan saling meningkatkan kualitasnya. Berbagai bidang didiskusikan mulai dari akademik, kemahasiswaan, penguatan finansial, dan bahkan penguatan SDM.
“Memang dalam setiap kelompok peer training kami hanya ada enam orang,” kata Wawan Eko Yulianto saat menyampaikan pesan dan kesan di akhir kegiatan. “Namun, selama di sini ada cukup banyak kesempatan saya bisa berdiskusi dan saling berbagi best practices dengan rekan-rekan peserta pelatihan dari kelompok-kelompok lain.”
Melalui partisipasi aktif ini, diharapkan setiap langkah pengembangan institusi senantiasa mengedepankan nilai sinergi untuk mencapai hasil kerja sama yang lebih baik, serta tetap bertanggung jawab dalam mempertanggungjawabkan setiap pemikiran dan tindakan demi kemajuan pendidikan nasional.
Tentunya, bagi pimpinan Universitas Ma Chung yang mengikuti kegiatan DIES NMT LEAP 2026 ini, hal ini selaras dengan nilai-nilai yang dipegang di Universitas Ma Chung, misalnya sinergi dan rendah hati, dua hal yang memungkinkan kerja sama lintas institusi terjadi.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.