📢 Raih Beasiswa hingga 100%* (*Syarat & Ketentuan Berlaku) Daftar Sekarang di Sini

CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Tim PkM Ma Chung Raih Penghargaan Lestarikan Bantengan Nuswantara

by Humas Universitas Ma Chung / 5 August 2026 / Published in Machung

Komitmen dunia akademik dalam mendukung pelestarian budaya lokal kembali mendapat apresiasi. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ma Chung yang diketuai oleh Amar Ma’ruf Stya Bakti, M.Pd., dosen Program Studi Visual Communication Design, Fakultas Teknologi dan Desain, menerima penghargaan (Awarding) atas kontribusinya dalam mendukung pelestarian seni tradisi Bantengan Nuswantara. Penghargaan tersebut diberikan pada Selasa, 29 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, bertempat di Anjani Batik Galeri, Bumiaji, Kota Batu.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara peringatan 18 Tahun Bantengan Nuswantara, sebuah momentum penting yang menandai perjalanan panjang komunitas budaya dalam menjaga eksistensi kesenian tradisional khas Malang Raya.

Hadir dalam kesempatan ini di antaranya Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu, perwakilan Dinas Pariwisata, para pemerhati budaya, komunitas seni, akademisi, serta berbagai tokoh penting yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan kebudayaan daerah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab para seniman, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat luas.

Penghargaan yang diterima Tim PkM Universitas Ma Chung ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi selama dua tahun mendampingi Anjani Batik Galeri sebagai mitra pengabdian masyarakat. Program tersebut terlaksana melalui dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam skema Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) – Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PkM).

Selama pelaksanaan program, tim tidak hanya berfokus pada pengembangan produk batik, tetapi juga berupaya mengangkat nilai-nilai budaya lokal melalui pendekatan desain komunikasi visual, edukasi, serta inovasi kreatif yang mampu menjembatani tradisi dengan perkembangan zaman. Salah satu fokus utama adalah memperkenalkan filosofi dan nilai budaya Bantengan Nuswantara kepada masyarakat melalui berbagai media visual dan kegiatan edukatif.

Anjani Batik Galeri dipilih sebagai mitra karena memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan motif batik yang terinspirasi dari kekayaan budaya Nusantara, termasuk seni tradisi Bantengan. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai program pelatihan, pendampingan, pengembangan media promosi, hingga penguatan wisata edukasi budaya berhasil dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, mahasiswa, dan komunitas seni.

Ketua Tim PkM, Amar Ma’ruf Stya Bakti, M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan terhadap kerja tim, melainkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal melalui pendekatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara akademisi dengan pelaku budaya menjadi langkah penting agar warisan budaya tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti kebutuhan generasi masa kini,” ujarnya.

Perayaan 18 tahun Bantengan Nuswantara juga menjadi ruang silaturahmi bagi para seniman bantengan dari berbagai daerah. Dalam perkembangannya, Bantengan tidak hanya dipandang sebagai pertunjukan rakyat semata, tetapi telah menjadi bagian dari identitas budaya Malang Raya yang memiliki nilai sejarah, spiritual, sosial, dan ekonomi kreatif.

Dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program DPPM PkM menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut. Pendanaan yang diberikan memungkinkan berbagai inovasi dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mitra maupun masyarakat.

Momentum pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk semakin aktif mengambil peran dalam pelestarian budaya Indonesia. Dengan diterimanya penghargaan ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ma Chung semakin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi berbasis budaya, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta mendukung pelestarian tradisi Bantengan Nuswantara sebagai salah satu kekayaan budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp