Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Universitas Ma Chung menyelenggarakan Kuliah Umum Pembuka bertajuk “Navigasi Masa Depan Gen Z: Transformasi Prosumer Digital Creator Menjadi Pekerja Mandiri di Era Sharing Economy Indonesia”. Kegiatan ini digagas untuk membuka ruang diskusi terbuka mengenai isu-isu aktual seputar generasi Z. Acara digelar secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 12 September 2026, sekaligus menjadi ajang peluncuran buku The Prosumer Generation: Generasi Z, Ekonomi Platform, dan Transformasi Kerja di Era Kecerdasan Digital.
Webinar ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Prof. Dr. Anna Triwijayati, SE., M.Si, Ketua Program Studi Magister Manajemen Inovasi Universitas Ma Chung sekaligus Guru Besar Perilaku Konsumen, dan Ronny P. Sasmita, Ph.D, Senior Analyst Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Staf Ahli Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN RI), sekaligus Visiting Fellow di Center for Integrative and Development Studies, University of the Philippines. Acara dipandu oleh Dr. Felik Sad Windu Wisnu Broto, SS., M.Hum selaku moderator.
Dalam pembukanya, Dr. Felik menyampaikan bahwa persoalan yang dihadapi dalam memahami generasi Z semakin kompleks dari waktu ke waktu, sehingga forum ini menjadi ruang untuk menggali inspirasi bersama mengenai arah masa depan generasi Z.
Gen Z, Ketidakpastian, dan Peluang Dunia Digital
Dalam paparannya, Ronny P. Sasmita menjelaskan bahwa Indonesia sedang mengalami perubahan besar seiring tumbuhnya generasi Z yang lahir dan besar di era internet. Kondisi ini membuat cara mereka menghadapi berbagai persoalan hidup berbeda jauh dibandingkan generasi milenial sebelumnya.
Menurutnya, generasi Z memiliki karakteristik kerja yang khas. Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, banyak dari mereka menemukan “ruang pelarian” di ranah digital yang di satu sisi justru membantu mereka tetap memperoleh penghasilan tanpa harus terikat pada pekerjaan formal.
Ronny juga menyoroti tingginya rasa ketidakpastian yang dirasakan generasi Z terhadap masa depan, yang kemudian berdampak pada kondisi psikologis mereka. “Gen Z melihat ketidakpastian di masa depan cukup tinggi. Yang lahir kemudian adalah efek psikologis, di mana mereka banyak yang mengalami anxiety,” ujarnya.
Prosumer: Kreativitas Gen Z sebagai Produsen sekaligus Konsumen
Sementara itu, Prof. Dr. Anna Triwijayati memberikan pembahasan mendalam mengenai karakteristik generasi Z. Ia menjelaskan bagaimana pergeseran gaya hidup digital telah melahirkan fenomena prosumer, yaitu individu yang berperan sebagai produsen sekaligus konsumen dalam satu waktu.
Menurut Prof. Anna, sosok prosumer pada dasarnya sangat kreatif. Kreativitas inilah yang menjadi modal utama generasi Z dalam memanfaatkan peluang di era ekonomi digital. Ia menegaskan bahwa generasi Z memiliki potensi besar, tidak hanya dalam hal inovasi, tetapi juga dalam menciptakan pasar baru dan peluang kerja mandiri. Selain menjadi kuliah umum pembuka, kegiatan ini juga menandai peluncuran buku Prosumer Generation.
Melalui webinar ini, para peserta diajak untuk melihat generasi Z bukan sekadar dari sisi tantangannya, tetapi juga dari sisi peluang yang bisa mereka ciptakan sendiri di tengah cepatnya perubahan zaman. Kreativitas dan kemampuan beradaptasi yang menjadi ciri khas generasi ini pun ditegaskan sebagai modal penting untuk terus tumbuh dan berkarya, sejalan dengan semangat yang ingin terus dihidupkan Universitas Ma Chung melalui berbagai program dan kegiatan akademiknya, termasuk Program Studi Magister Manajemen Inovasi.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.