CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Lahirkan Para Calon Pemimpin Baru di Tengah Pandemi melalui Wisuda X

by superadmin / 18 September 2020 / Published in Machung


Universitas Ma Chung kembali berkesempatan untuk melepas para alumni untuk berkarya nyata di tengah masyarakat melalui wisuda angkatan ke-10 pada Sabtu, 19 September 2020 ini. Dalam wisuda angkatan ke-10 yang dilangsungkan secara daring dalam masa pandemi ini, 208 lulusan akan dilepaskan untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat, sesuai dengan visi Universitas Ma Chung.

“Tahun ini menjadi tahun yang berat untuk semua orang karena adanya pandemi Covid-19. Oleh karena itu, momen Wisuda X tahun 2020 ini menjadi lebih bermakna. Di tengah pandemi, para wisudawan/i tidak kehilangan asa dan semangat untuk menyelesaikan studi. Tuhan yang maha baik telah memberikan kekuatan ekstra kepada kalian untuk lulus,” demikian dikatakan Assoc. Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si dalam sambutannya.

Kegiatan wisuda kali ini tentu terasa berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi di tengah pandemi yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak ini membuat pelaksanaan wisuda ke-10 tersebut untuk mengubah konsep pelepasan mahasiswa menjadi “drive through”. Mahasiswa datang bergantian bersama orang tua atau pendamping dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat untuk melaksanakan prosesi pemindahan kuncir, pengambilan ijazah, serta goodie bag yang berisi produk-produk yang dikembangkan oleh para mahasiswa dan alumni Universitas Ma Chung yang sudah laris di pasaran.

“Universitas Ma Chung memiliki komitmen untuk dapat mencetak pemimpin-pemimpin masa depan, dan kami terus berusaha mewujudkan komitmen kami dengan berusaha membuat masa tunggu lulusan kami 0 bulan,” demikian terang Prof. Dr. Patrisius Istiarto Djiwandono – Wakil Rektor I. Untuk lulusan tahun ini, dari 208 lulusan, terdapat data yang didapat dari exit survey Pusat Karir dan Alumni Universitas Ma Chung sebagai berikut:

  • 65% wisudawan telah memiliki status bekerja, membuka usaha, atau studi lanjut
  • Rata-rata 4 bulan sebelum wisuda, mahasiswa telah memilliki tempat berkarya
  • Bidang pekerjaan mereka adalah instansi pemerintah (BUMN): 3% , organisasi non profit: 1% , perusahaan swasta 60% , wiraswasta 26%, lainnnya 11%

Dua orang wisudawan terbaik: Wenny Gilliani, S.E. telah bekerja di Bank OCBC NISP sebagai Emerging Business Relationship Manager dan Steven Wihono, S.Pd., telah menerima beasiswa Confucius Institute Scholarship untuk melanjutkan studi di Hunan Normal University – Tiongkok.

Dari rekam jejak angkatan-angkatan sebelumnya, telah dibuktikan bahwa lulusan Universitas Ma Chung terserap sepenuhnya di dunia kerja (baik di instansi pemerintahan maupun swasta), bisnis, dan ada pula yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya memiliki beberapa partner bisnis yang menerima lulusan Universitas Ma Chung dalam perusahaan mereka, dan mereka sangat puas dengan kinerja anak-anak Ma Chung,” dikatakan oleh Bp. Soegeng Hendarto – salah satu pendiri Universitas Ma Chung yang juga merupakan pebisnis sukses di bidang perkapalan internasional.

“Lulusan kita ini diminati oleh banyak perusahaan besar,” tambah beliau. Dalam kesempatan terpisah, beberapa perusahaan yang menggunakan lulusan Universitas Ma Chung, sebagian besar memberikan kesan positif terhadap kinerja para lulusan Universitas Ma Chung. “Lulusan Universitas Ma Chung cepat mengembangkan diri terhadap materi keahlian dan materi pelatihan,” demikian ungkap PT. Jangkar Pasifik.

“Semangat belajar dan kerja sama tim yang tinggi, serta memiliki potensi kepemimpinan dan kreatif,” tulis Indomaret Group. “Semangat kerja baik, dapat berkoordinasi dan bekerja sama, memiliki kecerdasan yang baik untuk menunjang pekerjaan,” ungkap PT. Wings Surya. Selain itu, terdapat pula berbagai lulusan yang sudah memiliki usaha sendiri, seperti berbagai usaha kuliner di Malang, pengusaha properti, berprofesi sebagai content creator, dan lain sebagainya.

Inovasi Tak Terhenti Pandemi

Dalam wisuda X kali ini, Universitas Ma Chung secara resmi meluncurkan program S2 Magister Manajemen Inovasi – sebuah program magister Manajemen yang memiliki spesialisasi di bidang pengelolaan inovasi dan kewirausahaan. “Program studi Magister Manajemen Inovasi siap mendidik sumber daya manusia Indonesia agar dapat berkontribusi terhadap perkembangan kompentensi SDM Indonesia yang mampu berinovasi dlam segala lini usaha, pekerjaan baik disektor swasta maupun sektor pemerintahan,” ujar Rektor Universitas Ma Chung. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kemajuan suatu bangsa akan ditentukan oleh daya inovasi SDM-nya, oleh karena itulah Ma Chung hadir untuk menjawab kebutuhan bangsa,” sambung beliau.

“Yang pasti, sesuai dengan amanat pendiri, kami akan terus bekerja keras dan bersinergi untuk memberikan pendidikan terbaik untuk generasi muda, mendidik pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki karakter dan kepemimpinan yang baik,” pungkas Dr. Murpin.

Tema wisuda kali ini Embracing Infinite Posibilities, di mana tema kali ini memberi isyarat yang jelas untuk bangun, membuka mata, membuka telinga, jeli menangkap peluang-peluang, berani mengerjakan yang belum pernah ada yang memikirkan dan mengerjakan dengan efisien dan dibutuhkan masyarakat, bangsa dan negara. “Untuk bisa melakukan itu, kita tidak boleh terjebak dalam zona nyaman dan berani memasuki hal-hal baru. Kita harus cermat, bersedia belajar dari banyak orang dengan banyak hal, agar menghasilkan inovasi-inovasi baru, pola pikir, pola kerja, dan strategi baru,” pesannya untuk para wisudawan.

“Wisudawan Universitas Ma Chung diharapkan untuk dapat beradaptasi dengan baik dengan perubahan-perubahan zaman, menaklukan tantangan demi tantangan. Universitas Ma Chung telah membekali kalian dengan kemampuan berpikir logis, analytical skills, logic of systems, dan big picture thinking agar kalian bisa memberikan kontribusi yang signifikan untuk perkembangan diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara, untuk mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan rakyat,” sambungnya.

“Berkontribusi dengan cara bekerja keras dan cerdas, jeli mengenali dan menangkap peluang, selalu mencari cara-cara baru untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di tempat kita berkarya, maupun masyarakat dimana kita ditempatkan. Inovasi demi inovasi dibutuhkan oleh Indonesia, dan dunia. Persaingan usaha kedepan bukan antara pengusaha besar dan kecil namun pengusaha mana yang mengambil keputusan dengan kecepatan tinggi tidak ketinggalan momentum dialah sang pemenang, dialah market leadernya,” pungkas beliau.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP