📢 Raih Beasiswa hingga 100%* (*Syarat & Ketentuan Berlaku) Daftar Sekarang di Sini

CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

SUMGO: Pelopor Dimsum Sate Pertama di Malang

by Humas Universitas Ma Chung / 22 July 2026 / Published in Machung

Dari Tugas Kuliah Kewirausahaan Jadi Peluang Usaha Kreatif dan Menjanjikan

Siapa bilang dunia perkuliahan hanya berfokus pada teori di dalam kelas? Di Program Studi International Business Management (IBM) Universitas Ma Chung, teori bisnis langsung ditransformasikan menjadi aksi nyata yang menghasilkan profit. Melalui kurikulum kewirausahaan yang terstruktur dan adaptif, mahasiswa didorong untuk menciptakan inovasi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Salah satu bukti keberhasilannya adalah lahirnya Sumgo, sebuah unit bisnis mahasiswa yang digagas oleh tim beranggotakan Aisyah, Delon, Hansen, Rafael, dan Vincen.

Dimsum On The Go: Menjawab Praktisnya Gaya Hidup Modern

Berawal dari semester tiga, semangat kewirausahaan tim Sumgo mulai terpacu. Melihat tingginya popularitas hidangan dimsum di Kota Malang, tim ini tidak ingin sekadar menjadi pengikut tren. Mereka berkomitmen menyajikan produk yang unik dan fleksibel untuk dikembangkan lebih jauh.

Nama Sumgo sendiri diambil dari akronim “Dimsum on the go”, sebuah konsep yang menekankan kepraktisan bagi para penikmat kuliner modern agar dapat menikmati dimsum kapan saja dan di mana saja.

“Awalnya kami melihat dimsum sedang ramai di Malang. Terbesit ide untuk membuat dimsum yang ditusuk, karena kami menyadari tidak semua orang terbiasa atau lancar menggunakan sumpit. Dengan format sate, dimsum jadi jauh lebih praktis dan mudah dinikmati,” ujar Hansen salah satu anggota Tim Sumgo.

Proses pembentukan bisnis ini dimulai benar-benar dari nol. Tim Sumgo secara mandiri menjalankan proses Research & Development (RnD) mulai dari formulasi adonan dimsum, peracikan saus mentai, hingga perancangan kemasan yang menarik. Berkat kerja keras dan eksekusi yang efisien, proses RnD berjalan lancar hingga produk siap dipasarkan.

Inovasi Berkelanjutan: Sensasi ‘Medhok’ dan Nori Taco Dimsum

Keunggulan Sumgo tidak hanya terletak pada penyajiannya yang berbentuk sate. Cita rasa saus mentai kreasi mereka disesuaikan khusus dengan preferensi lokal, dibuat lebih berkarakter (‘medhok’) agar sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.

Sesuai dengan kurikulum kewirausahaan Universitas Ma Chung yang mewajibkan adanya inovasi baru di setiap semester, di semester empat tim Sumgo kembali ditantang untuk membuat inovasi. Setelah melalui proses brainstorming dan uji coba, lahirlah produk Nori Taco Dimsum. Paduan lezat dimsum berbalut saus mentai khas Sumgo dengan kerenyahan kulit nori goreng. Tak berhenti di produk kuliner, Sumgo terus berinovasi dan merilis merchandise khas mereka sendiri.

Ekosistem Kewirausahaan di Universitas Ma Chung

Keberhasilan Sumgo berkembang pesat tidak lepas dari dukungan ekosistem pembelajaran di Universitas Ma Chung. Di prodi International Business Management, mata kuliah kewirausahaan dipelajari secara berkelanjutan mulai dari semester 1 hingga semester 6. Mahasiswa tidak hanya diajarkan cara berjualan secara instan, melainkan dibimbing untuk membangun fondasi bisnis yang kokoh, mengelola operasional, hingga merancang strategi pemasaran.

“Di Ma Chung kami belajar banyak hal yang komprehensif, mulai dari penciptaan inovasi, penyusunan budgeting, strategi pemasaran, hingga pengelolaan media sosial,” jelas Delon salah satu anggota tim Sumgo.

Proses pembelajaran yang menantang turut membentuk ketahanan dan mentalitas bisnis para anggota tim. Dosen tidak hanya memberikan teori, tetapi juga menetapkan target penjualan nyata yang mendorong mahasiswa untuk terus bertumbuh dan berpikir kritis.

“Kuncinya satu, kalau mau berhasil, kita harus berani berjualan dan tidak boleh malu,” imbuh Hansen menambahkan.

Dalam hal manajemen operasional, tim Sumgo juga menerapkan prinsip kerjasama dan kolaborasi tim yang kompak. Setiap anggota dibekali pemahaman di semua bagian kerja, sehingga ketika ada anggota yang berhalangan hadir, anggota lainnya dapat saling membantu (backup) tanpa mengganggu jalannya bisnis.

Pengalaman membangun bisnis di UMC meninggalkan kesan mendalam bagi setiap anggota tim. Melalui proses pembelajaran dan ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi, Universitas Ma Chung membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul yang memiliki jiwa kepemimpinan serta kewirausahaan.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp