Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Tak hanya unggul di bidang akademik, sivitas akademika Universitas Ma Chung juga melesat dalam potensinya di bidang seni. Terbaru, mahasiswi Program Studi Naturetech for Pharmacare (Farmasi), Nofebri Aliyanti, berhasil membawa pulang prestasi dalam ajang PEKSIMIDA Jawa Timur 2026 sebagai Juara Harapan 2 Putri dalam tangkai lomba menyanyi keroncong. Kompetisi sekaligus pengumuman pemenang ini diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya pada 11 Juli 2026.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswi yang akrab dengan sapaannya Febri ini membawakan dua lagu, yakni lagu wajib berjudul “Jayalah Indonesiaku” dan lagu pilihan berjudul “Di Bawah Sinar Bulan Purnama”. Kedua lagu tersebut mengangkat tema keindahan alam Indonesia serta nilai cinta kasih dan kedamaian.
Menariknya, di tengah generasinya yang cenderung menggemari musik modern, Febri justru menaruh minat besar pada keroncong. Baginya, genre musik ini adalah tantangan sekaligus sarana bagi dirinya untuk mengasah kemampuan bermusiknya.
“Saya mulai belajar keroncong tahun 2024 karena ingin mengupgrade skill dan saya memiliki rasa cinta terhadap budaya Indonesia sehingga harus dilestarikan,” ungkap Febri.

Semangat itulah yang mendorongnya terus berlatih hingga akhirnya berhasil meraih prestasi di ajang PEKSIMIDA 2026. Persiapan menuju kompetisi ini pun ia lakukan secara matang, baik dari sisi teknis maupun mental.
“Persiapan PEKSIMIDA tahun 2026 ini sangat seru tapi juga deg-degan karena saya di Ma Chung sudah mendapatkan pendidikan karakter. Jadi saya diajarkan untuk memiliki mental juara dan tidak boleh menyerah,” tuturnya.
Bagi Febri, ajang ini bukan sekadar wadah untuk mengasah kemampuan bernyanyi, tetapi juga kesempatan untuk memperluas relasi. Ia pun mengaku mendapat dukungan dan dan berkembang selama menempuh studi di Universitas Ma Chung, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.
“Saya sangat berkembang di Universitas Ma Chung karena selain mendapat fasilitas akademik, saya juga mendapat fasilitas dari non-akademik, serta tenaga pengajar profesional dan yang terpenting adalah lingkungan yang suportif,” ujarnya.

Prestasi Febri turut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, Ph.D. Ia menyoroti kemampuan Febri yang mampu menyeimbangkan dunia akademik di bidang farmasi dengan kecintaannya pada seni budaya.
“Sangat membanggakan melihat mahasiswa yang di satu sisi mempelajari ilmu yang perkembangannya pesat seperti farmasi (dengan penggunaan high tech), sementara di sisi lain memiliki minat begitu besar dalam budaya. Dia penari, pesinden, dan sekarang juara keroncong. Terima kasih dan selamat untuk Febri, terus berkarya,” ujar Wawan.
Prestasi yang diraih Febri ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Ma Chung tidak hanya berkomitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mendukung penuh pengembangan bakat mahasiswa di bidang seni dan budaya. Melalui pencapaian ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Ma Chung yang terinspirasi untuk terus berkarya dan mengharumkan nama almamater di berbagai bidang.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.