📢 Dapatkan Free DPP untuk 50 Pendaftar Pertama! Daftar Sekarang di Sini

CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Wisuda ke-XVI Universitas Ma Chung Malang Kukuhkan 306 Lulusan

by Humas Universitas Ma Chung / 5 September 2026 / Published in Machung

M Afnani 5 September 2026 | 14:13

Ringkasan Berita

  • Universitas Ma Chung Malang mengukuhkan 306 wisudawan program magister, sarjana, dan diploma dalam Wisuda ke-XVI Tahun Akademik 2025/2026.
  • Tahun ini menjadi sejarah baru dengan kelulusan perdana Program Studi D3 Optometri untuk mendukung kebutuhan tenaga kesehatan mata.
  • Sebanyak 88 persen wisudawan berdasarkan survei sementara telah bekerja, melanjutkan studi, mengikuti proses seleksi, atau merintis bisnis.
  • Mahasiswa Ma Chung mencatat berbagai capaian, termasuk IPK 3,94, skor TOEIC 990, mobilitas global, serta karya yang berdampak bagi sektor pertanian dan UMKM.

Malang (beritajatim.com) – Universitas Ma Chung Malang mengukuhkan 306 wisudawan program magister, sarjana, dan diploma dalam prosesi Wisuda ke-XVI Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi tersebut berlangsung di Gedung Balai Pertiwi, kampus Universitas Ma Chung, Sabtu (5/9/2026).

Wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi perkembangan Universitas Ma Chung. Secara keseluruhan, perguruan tinggi swasta tersebut kini telah menghasilkan hampir 4.000 alumni yang berkarya di tingkat nasional maupun internasional.

Tahun ini juga mencatat sejarah baru dengan lulusnya angkatan perdana Program Studi D3 Optometri. Program studi tersebut dikembangkan untuk turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di bidang kesehatan mata di Indonesia.

Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., berpesan kepada para lulusan agar terus menanamkan semangat belajar sepanjang hayat di tengah era disrupsi. Menurutnya, kelulusan dari perguruan tinggi bukan merupakan akhir dari proses pendidikan, melainkan titik awal bagi lulusan untuk membuktikan kapasitas diri di tengah masyarakat.

“Ijazah yang Saudara terima hari ini bukanlah tanda bahwa proses belajar telah selesai. Sebaliknya, ijazah tersebut merupakan pengakuan bahwa Saudara telah memiliki fondasi untuk terus belajar. Jadilah pembelajar sepanjang hayat,” ujar Prof. Yufra.

Ia menambahkan, keberhasilan lulusan tidak semata-mata dapat diukur dari besarnya pendapatan maupun jenjang karier yang dicapai di tempat kerja. Kesuksesan juga tercermin dari seberapa besar manfaat nyata yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar dengan menjunjung integritas dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Ma Chung, Dr. Kestrilia Rega Prilianti, M.Si., menyampaikan laporan mengenai capaian akademik dan kiprah para lulusan.

Berdasarkan hasil survei sementara, sebanyak 88 persen wisudawan telah terserap di dunia kerja tanpa masa tunggu, sedang menjalani proses seleksi, melanjutkan studi magister dengan beasiswa, hingga merintis bisnis secara mandiri.

“Capaian ini membuktikan bahwa kualitas lulusan Universitas Ma Chung telah memenuhi standar dan diakui oleh perguruan tinggi ternama baik di dalam maupun luar negeri,” kata Kestrilia.

Kestrilia mengatakan Universitas Ma Chung juga memberikan perhatian terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Upaya tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Dari aspek pemenuhan angka wirausahawan muda, kami sampaikan bahwa Universitas Ma Chung sangat concern dalam menghasilkan lulusan yang bukan hanya siap menjadi pengusaha, namun telah menjadi pengusaha. Dari tahun ke tahun, Universitas Ma Chung konsisten menyumbangkan wirausahawan muda mandiri untuk Indonesia,” ungkapnya.

Dalam wisuda tersebut, capaian akademik tertinggi diraih lulusan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,94. Pada bidang kemampuan bahasa, capaian tertinggi ditunjukkan melalui skor sertifikasi bahasa Mandarin HSK Level 6 sebesar 253 poin dan skor sempurna TOEIC 990. Sementara itu, Skor Kredit Keaktifan Mahasiswa (SKKM) tertinggi mencapai 11.044 poin.

Aktivitas mahasiswa di luar ruang kuliah juga menjadi bagian dari capaian yang disorot dalam wisuda kali ini. Sebanyak 117 wisudawan tercatat telah menyelesaikan magang industri, enam mahasiswa menuntaskan magang riset, 11 mahasiswa mengikuti pertukaran pelajar internasional, dan satu mahasiswa menjalankan program asistensi mengajar.

Universitas Ma Chung juga memberangkatkan 28 mahasiswa melalui 11 program mobilitas global ke Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. Pada saat yang sama, kampus tersebut menerima mahasiswa asing dari Australia, Taiwan, hingga Kamboja.

Sejumlah karya akhir mahasiswa juga mendapat apresiasi karena dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Salah satunya inovasi “KIAI TANI” karya lulusan S2 Manajemen Inovasi, Andik Kurniawan.

Inovasi tersebut memadukan pertanian organik dengan nilai lokal Pitu Gegayuhan di Bumiaji, Kota Batu. Program tersebut melibatkan 133 petani yang mengelola lahan seluas 19,86 hektare dan membangun jejaring dengan 15 pasar antarkota. Program itu juga disebut mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan keuntungan petani.

Di sektor industri kreatif, Sebastian Saksono dari Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) merancang sistem identitas visual bagi UMKM kuliner Bundar Kitchen di Malang.

Sistem desain tersebut kini telah diadopsi oleh pemilik usaha untuk memperkuat citra jenama Bundar Kitchen, khususnya di kalangan konsumen muda. Dengan demikian, karya mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi mulai diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat dan dunia usaha. [dan/beq]

Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp