Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND
Tri Sukma 18 July 2026 / 17:29 WIB Berita Utama, Komunitas
Malanginspirasi.com – Tim Dosen Fakultas Teknologi dan Desain, program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Ma Chung menggelar program pengabdian kepada masyarakat di GPIB Getsemani Malang, yang bertempat di perumahan Araya, Sabtu (18/7/2026).
Bertema ‘Pendampingan Perancangan Konten Kreatif melalui Pengembangan Skill Desain Komunikasi Visual (Penggunaan Aplikasi CANVA)’, kegiatan yang dikemas dalam Program MAG IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) Tahun Pelaksanaan 2026.
Sultan Arif Rahmadianto, S.Sn., M.Ds., Dosen Program StudiUniversitas Ma Chung yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan transformasi digital di lingkungan gereja sudah tidak bisa ditawar lagi.
Saat ini, hampir seluruh informasi kegiatan gereja harus disampaikan secara cepat dan menarik melalui platform digital seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, hingga media presentasi.
“Tema pendampingan ini dipilih karena kebutuhan akan komunikasi visual yang menarik dan efektif semakin penting dalam pelayanan gereja. Kami memilih Canva karena platform ini sangat user-friendly, memiliki banyak template profesional, dan dapat diadopsi dengan cepat oleh berbagai kalangan tanpa harus memiliki latar belakang desain grafis yang mendalam,” ujar Sultan kepada wartawan Malang Inspirasi.
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta diajak langsung mempraktikkan perancangan berbagai media publikasi secara mandiri, mulai dari poster kegiatan, konten media sosial, materi presentasi, hingga sertifikat.
Memperkuat Citra Pelayanan yang Relevan
Menurut Sultan, penguasaan skill desain komunikasi visual dan pengelolaan konten digital sudah menjadi kebutuhan yang sangat krusial.
Gereja kini tidak hanya berinteraksi melalui ibadah tatap muka, melainkan juga harus hadir secara aktif di ruang-ruang digital yang menjadi sarana komunikasi jemaat sehari-hari.
“Konten visual yang baik mampu menyampaikan informasi secara lebih jelas, meningkatkan partisipasi jemaat dalam berbagai kegiatan, serta memperkuat citra pelayanan gereja,”tambahnya.
Ia mengatakan kemampuan ini akan sangat mendukung proses penyebaran informasi, dokumentasi kegiatan, edukasi, hingga pengembangan pelayanan digital yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.