📢 Raih Beasiswa hingga 100%* (*Syarat & Ketentuan Berlaku) Daftar Sekarang di Sini

CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Ma Chung Perkuat Kolaborasi Lewat Media Gathering Jelang Dies Natalis ke-19

by Humas Universitas Ma Chung / 8 July 2026 / Published in Machung

Lilis Nur Indah Sari – 8 Juli 2026 16:00 WIB

Malang, Sonora.ID â€“ Universitas Ma Chung menggelar Media Gathering bertajuk Fostering Transformative Convergence di Malang, Kamis (3/7).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung sekaligus ruang pertemuan antara pihak kampus dan insan media untuk memperkuat kolaborasi, membuka dialog, serta membangun pemahaman bersama mengenai arah pengembangan universitas ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc., menegaskan bahwa kemajuan sebuah institusi tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri.

Menurutnya, perguruan tinggi membutuhkan dukungan dan sinergi dari banyak pihak agar dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau kita ingin mencapai sesuatu, kita tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kerja sama, perlu kolaborasi, dan perlu transformasi agar apa yang dicita-citakan bisa benar-benar terwujud,” ujar Prof. Stefanus dalam kegiatan tersebut.

Melalui tema Fostering Transformative Convergence, Universitas Ma Chung ingin menekankan pentingnya pertemuan berbagai kekuatan dalam membangun masa depan pendidikan tinggi.

Konsep kolaborasi yang semula dikenal melalui triple helix, yaitu kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri, kini dinilai perlu terus berkembang.

Seiring perubahan zaman, konsep tersebut bergerak menjadi pentahelix dengan melibatkan unsur masyarakat dan media. Bahkan, Ma Chung melihat adanya perkembangan menuju hexahelix atau multiple helix, yang membuka ruang keterlibatan lebih banyak pihak dalam proses pembangunan dan inovasi.

Keterlibatan media menjadi salah satu perhatian penting dalam forum ini.

Bagi Universitas Ma Chung, media bukan sekadar saluran penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam memberikan masukan, kritik, dan saran bagi pengembangan kampus.

Melalui pemberitaan dan komunikasi publik yang sehat, media dapat membantu perguruan tinggi melihat kebutuhan masyarakat secara lebih luas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Memasuki usia ke-19, Universitas Ma Chung juga mulai menyiapkan langkah menuju fase baru.

Tahun depan, kampus ini akan memasuki usia ke-20, yang dipandang sebagai momentum penting untuk beranjak dari tahap pertama menuju tahap berikutnya dalam perjalanan institusi.

Pada fase tersebut, Ma Chung tidak hanya ingin tumbuh sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi contoh atau teladan yang hidup di tengah masyarakat.

Cita-cita tersebut diarahkan pada penguatan peran kampus dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Universitas Ma Chung juga ingin menghadirkan nilai tambah melalui kontribusi nyata yang dapat menjadi tren positif bagi lingkungan sekitar.

Untuk mencapai hal tersebut, kerja sama lintas sektor dan transformasi berkelanjutan menjadi kunci utama.

Dalam arah pengembangannya, Universitas Ma Chung menyoroti beberapa fokus utama.

Pertama, kampus ingin terus membangun kepercayaan masyarakat melalui lulusan yang berkualitas, capaian akademik yang kuat, serta hasil karya yang bermanfaat.

Kepercayaan publik dinilai menjadi modal penting bagi perguruan tinggi agar dapat terus berkembang dan diterima oleh masyarakat.

Kedua, Ma Chung berupaya memperkuat kontribusi kepada masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan, pemikiran, dan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat maupun pemerintah.

Dengan begitu, keberadaan kampus dapat dirasakan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga oleh lingkungan sosial yang lebih luas.

Ketiga, Universitas Ma Chung menargetkan diri untuk terus menjadi perguruan tinggi yang unggul.

Keunggulan tersebut tidak hanya dilihat dari aspek administratif atau status akreditasi, tetapi juga dari bagaimana kampus mampu menjaga kualitas, meningkatkan daya saing, dan membuktikan kontribusinya secara nyata.

Saat ini, Ma Chung memiliki 12 program studi, dengan 6 program studi yang telah terakreditasi unggul. Capaian ini menjadi bagian dari perjalanan panjang kampus dalam membangun kualitas akademik.

Perjalanan Universitas Ma Chung sendiri menunjukkan perkembangan yang konsisten hingga kini telah berkembang menjadi 12 program studi.

Perkembangan tersebut menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam memperluas layanan pendidikan dan menjawab kebutuhan zaman.

Selain aspek akademik, Ma Chung juga menaruh perhatian pada keberlanjutan finansial. Di tengah tantangan banyak perguruan tinggi yang menghadapi persoalan keuangan, Ma Chung menilai kemandirian finansial menjadi hal penting.

Kampus perlu menerapkan prinsip efektivitas dan efisiensi agar dapat bertahan, berkembang, dan tetap menjaga mutu layanan pendidikan.

Dalam hal ini, peran wakil rektor bidang sumber daya dan keuangan menjadi penting untuk memastikan pengelolaan institusi berjalan sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, penguatan bidang akademik juga menjadi perhatian utama. Wakil rektor yang membidangi akademik memiliki peran dalam memastikan kualitas pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta peningkatan mutu lulusan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Ma Chung ingin memastikan bahwa setiap jenjang pendidikan memiliki arah yang jelas, mulai dari sarjana, magister, hingga rencana pembukaan program doktor.

Universitas Ma Chung juga tengah mempersiapkan program S3. Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan akademik kampus dalam memperkuat jenjang pendidikan tinggi.

Dalam pandangan Universitas Ma Chung, pendidikan S1 diarahkan untuk menerapkan ilmu, S2 untuk mengembangkan ilmu, sementara S3 memiliki peran dalam menemukan ilmu pengetahuan baru.

Dengan adanya rencana pembukaan program doktor, Universitas Ma Chung berharap dapat semakin memperkuat kontribusi dalam riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui Media Gathering ini, Universitas Ma Chung ingin membangun hubungan yang lebih terbuka dengan media dan masyarakat.

Kampus tidak hanya ingin menyampaikan capaian, tetapi juga membuka ruang kritik dan saran agar dapat terus memperbaiki diri.

Menjelang usia ke-20, Ma Chung berkomitmen untuk terus bergerak, bertransformasi, dan berkolaborasi dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi tidak dapat berdiri sendiri dalam menghadapi perubahan.

Diperlukan kerja sama antara kampus, pemerintah, industri, masyarakat, media, dan berbagai pihak lainnya agar pendidikan tinggi benar-benar mampu menjadi motor perubahan.

Melalui semangat transformative convergence, Universitas Ma Chung berupaya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas.

Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp