Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND

Universitas Ma Chung menyelenggarakan tes sertifikasi Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) pada Minggu, 18 Oktober 2026. Tes yang menjadi standar pengukuran kemampuan Bahasa Mandarin bagi penutur asing ini dilaksanakan di kampus Ma Chung dan dikelola oleh Fakultas Bahasa, khususnya Program Studi Mandarin for Education and Business.
Bagi mahasiswa Ma Chung, tes HSK memiliki peran yang cukup penting. Hasil tes ini menjadi salah satu prasyarat yudisium, sehingga mahasiswa perlu membuktikan kemampuan Bahasa Mandarinnya melalui sertifikasi resmi sebelum menyelesaikan studi. Selain HSK yang menguji kemampuan umum berbahasa Mandarin, tersedia pula tes HSKK yang berfokus pada kemampuan berbicara, sehingga peserta dapat mengukur kompetensinya secara lebih menyeluruh.
Pada penyelenggaraan kali ini, jumlah peserta mencapai 343 orang, terdiri dari mahasiswa Ma Chung dan peserta dari eksternal. Peserta terbanyak berasal dari level HSK 1 dengan 310 orang, disusul HSK 2 sebanyak 22 orang. Sementara itu, tujuh peserta mengikuti HSK 3 sekaligus HSKK beginner, dua peserta mengikuti HSK 4 sekaligus HSKK intermediate, dan satu peserta mengikuti HSK 5 sekaligus HSKK advanced. Selain itu, terdapat satu peserta yang hanya mengikuti HSKK advanced.

Yohanna Nirmalasari,S.Pd., M.Pd, selaku Ketua Pelaksana penyelenggaraan tes HSK ini sekaligu Ketua Program Studi Mandarin for Education and Business Universitas Ma Chung, menyampaikan bahwa sertifikasi HSK sangat penting bagi karena menjadi bukti nyata kemampuan Bahasa Mandarin yang dimiliki.
“Sertifikat HSK bukan sekadar selembar kertas, tetapi juga menjadi nilai tambah untuk membuka peluang beasiswa, melanjutkan studi, dan memasuki dunia kerja. Saya berharap mahasiswa tidak hanya belajar Bahasa Mandarin, tetapi juga mampu membuktikan kompetensinya melalui sertifikasi HSK,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa di tengah persaingan global saat ini, kemampuan saja tidak cukup. Kemampuan yang terukur dan diakui akan menjadi keunggulan tersendiri. “HSK bukan sekadar sertifikat, tetapi investasi untuk masa depan,” tegasnya.
Melalui penyelenggaraan tes ini, Universitas Ma Chung berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki kompetensi Bahasa Mandarin yang terstandar dan diakui secara internasional, sehingga siap bersaing di dunia akademik maupun profesional.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.