Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND
Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-19
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Universitas Ma Chung kini memasuki usia ke-19. Kampus di Malang ini dinilai telah melewati fase krusial. Kampus ini tidak lagi fokus pada pembangunan fisik, melainkan mulai membidik reputasi global dan dampak nyata bagi bangsa.
​Hal itu ditegaskan Ketua BPPH Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera Guntur Gunawan, dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung di Balai Pertiwi, Selasa (7/7). Kampus mengusung tema “Fostering Transformative Convergence: One Vision, Many Disciplines, Real Impact.”
​Guntur menilai tantangan masa depan tidak bisa dijawab satu disiplin ilmu saja. Kuncinya adalah kolaborasi. “Universitas terbaik dunia menjadi besar karena mampu menghilangkan sekat antar-unit. Mereka membangun budaya kolaborasi,” ujar Guntur.
​Ia membeberkan Rencana Strategis (Renstra) 2023–2027 untuk revitalisasi total. Tujuannya mewujudkan kampus unggul, mandiri, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Namun, target ini butuh peleburan ego seluruh elemen kampus. “Mari kita tinggalkan ego pribadi dan kelompok. Kita harus berjalan dalam satu irama, saling mendukung, dan saling mempercayai,” tegas Guntur.
​Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Ma Chung Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., memaparkan laporan tahunan periode 2025–2026. Hasilnya, seluruh indikator menunjukkan rapor hijau. Saat ini, kekuatan dosen Ma Chung bertumpu pada 82 dosen tetap, terdiri atas 20 doktor dan 62 magister. Jumlah doktor terus meningkat. Banyak di antaranya telah mencapai jenjang Lektor Kepala, memperbesar peluang lahirnya Guru Besar baru.
​Prof. Yufra menekankan orientasi riset kini telah berubah. Kampus tidak ingin hasil penelitian hanya menjadi arsip. “Fokus riset kini semakin kami arahkan pada hilirisasi teknologi dan penyelesaian persoalan nyata. Kami ingin dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Prof. Yufra.
​Prestasi mahasiswa juga berimbang. Sepanjang 2025–2026, tercatat 44 prestasi diraih, terbagi rata 22 di bidang akademik dan 22 non-akademik. Di sektor jejaring, kampus mengantongi 184 mitra domestik dan 25 mitra internasional, termasuk empat mitra global baru.
​Meski mencetak prestasi, tantangan ketatnya kompetisi tetap membayangi. Menjawab hal itu, Universitas Ma Chung menetapkan enam prioritas strategis untuk tahun akademik 2026–2027. ​Agenda utama dimulai dari persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul dan kemandirian finansial. Selanjutnya adalah percepatan gelar Doktor dan Guru Besar, penguatan riset-hilirisasi, perluasan kerja sama global, serta kelanjutan transformasi digital. “Seluruh capaian ini membuktikan kita sudah berjalan di rel yang benar. Dengan sinergi, kita siap membawa inovasi yang relevan bagi bangsa dan dunia,” pungkas Prof. Yufra. (imm/adv/lim)
Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.