Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!
Official Website Universitas Ma Chung.
T : (0341) 550 171
Email: [email protected]
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar N-01, 65151, Malang, IND
Tayang: Rabu, 4 Februari 2026 19:59 WITA
Penulis: Ray Rebon | Editor: Apolonia Matilde
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Prof. Dr. Ir. Godlief F Neonufa, MT, dan Rektor Universitas Ma Chung Malang, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., menjajaki peluang kerja sama antar perguruan tinggi saat bertemu dalam prosesi pemakaman almarhum Drs. Daniel Taneo di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu 4 Februari 2026, pertemuan yang terjadi secara tidak terencana tersebut justru menjadi awal penjajakan kemitraan strategis antara UKAW Kupang dan Universitas Ma Chung Malang, khususnya dalam penguatan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Sudah lama kami berniat bertemu dan berdiskusi. Tidak disangka, pertemuan itu justru terjadi di tenda duka. Namun dari situ kami berbicara banyak hal tentang pengembangan universitas,” ujar Prof. Godlief.
Ia mengaku terkesan dengan capaian Universitas Ma Chung yang meskipun baru berdiri pada 2007, telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk di bidang ilmu kesehatan.
Menurut Prof. Godlief, UKAW Kupang dalam waktu dekat berencana melakukan diversifikasi program studi dan fakultas, termasuk pengembangan fakultas serta program studi ilmu kesehatan.
Dalam konteks tersebut, Universitas Ma Chung dinilai memiliki pengalaman dan keunggulan yang dapat dijadikan rujukan.
“Universitas Ma Chung sudah unggul di bidang ilmu kesehatan. Jika kerja sama ini terwujud, UKAW bisa belajar dari pengalaman mereka dalam mengembangkan bidang tersebut,” katanya.
Ia menegaskan, penjajakan tersebut tidak akan berhenti pada diskusi informal.
Kedua perguruan tinggi berkomitmen menindaklanjuti pertemuan itu melalui kerja sama resmi yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), terutama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Peluang itu kalau tidak cepat ditangkap, akan hilang. Karena itu komunikasi dan tindak lanjut akan segera kami lakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Ma Chung Malang, Prof. Stefanus Yufra Menahen Taneo, menyebut pertemuan tersebut sebagai perpaduan antara duka dan suka cita.
Ia mengaku sejak lama ingin membangun komunikasi dengan UKAW Kupang, namun baru terealisasi dalam momentum tersebut.
“Di balik duka cita, ada juga sukacita karena kami bisa berdiskusi dan menemukan peluang kolaborasi yang konkret,” ujarnya.
Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.