CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Ma Chung Dukung Pengembangan Ekraf Desa Wisata Sumberdem

by Humas Universitas Ma Chung / 12 November 2025 / Published in Machung

Oleh: Hanum Oktavia
Editor: Syamsuddin
12 Nov 2025 – 14:38
Malang

KBRN, Malang : Universitas Ma Chung memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program desa binaan. Kali ini, kegiatan difokuskan di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, melalui pelatihan batik, anyaman bambu, dan instalasi mesin serut bambu.

Program ini merupakan bagian dari Hibah Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari proposal bertajuk “Inovasi Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif Desa (Kriya dan Kuliner) Berbasis Kearifan Lokal Desa Sumberdem” yang diketuai oleh Prof. Dr. Anna Triwijayati, SE., M.Si., bersama tim dosen lintas disiplin dari Universitas Ma Chung, dengan dukungan Dr. Zuhkhriyan Zakaria, M.Pd. dari Universitas Islam Malang sebagai mitra akademik.

Desa Sumberdem dikenal memiliki potensi alam yang melimpah seperti bambu, kopi, cengkeh, dan bunga yang dapat dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata.

“Melalui pelatihan dan pendampingan, Universitas Ma Chung berupaya mendorong masyarakat mengolah potensi lokal menjadi produk kriya bernilai tambah tinggi,” tutur Prof. Anna, Rabu (12/11/2025).

Pelatihan tahap pertama dilaksanakan pada 11–12 Oktober 2025 dengan fokus pada teknik ecoprint dan ukir bambu, dilanjutkan tahap kedua pada 10–11 November 2025 melalui pelatihan batik tulis, ciprat, dan cap, serta instalasi mesin serut bambu untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Mesin ini dihibahkan kepada kelompok pengrajin Kampoeng Deling guna memperkuat kapasitas produksi anyaman bambu seperti besek, wadah tisu, dan peralatan rumah tangga sederhana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk kriya bernilai ekonomi sekaligus menjadi daya tarik wisata,” katanya.

Program ini juga mendukung Asta Cita ke-3 dan ke-6 serta SDGs poin 8 dan 12, yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif dan konsumsi berkelanjutan. Universitas Ma Chung menargetkan pengembangan produk unggulan desa seperti batik khas, ecoprint, dan kerajinan bambu yang dapat menjadi ikon wisata Desa Sumberdem.

“Melalui kolaborasi lintas universitas dan pendampingan berkelanjutan, Universitas Ma Chung berharap Desa Sumberdem dapat tumbuh sebagai desa wisata kreatif berbasis kearifan lokal yang berdaya saing, berbudaya, dan mandiri,” tandasnya.

Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp