CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Gagas Kursus Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung Dongkrak Perekonomian Warga

by Humas Universitas Ma Chung / 15 August 2023 / Published in Machung

MALANGPARIWARA.COM – Rektor Universitas Ma Chung Malang menggagas ide briliant dengan membuat kampung kursus Bahasa Mandarin. Tak hanya sisi edukasi yang bakal digarap, namun Perguruan Tinggi ini juga akan mendongkrak ekonomi warga setempat.

Hal diatas disampaikan oleh Rektor Universitas Ma Chung, Prof Dr Murpin Josua Sembiring SE MSi. Saat melaunching Kampung Bahasa Mandarin Sabtu (1/7/23) di Dusun Tumpuk Tulungagung.

Diceritakan Rektor Machung, awal mula ide ini saat ia menjadi Rektor Widya Kartika Surabaya yang juga pembina UMKM GKJW se Jawa Timur. Tiba-tiba dalam benaknya terbersit pikiran untuk membuat kampung Bahasa Mandirin.

Begitu menjadi Rektor Ma Chung di Malang kemudian bertemu dengan Rektor Unisma dan Rektor UMM serta tokoh-tokoh NU. Ia pun melontarkan gagasan membuat kampung bahasa Mandarin yang terekomendasi.

“Dengan syarat warganya 50 % berbahasa Mandarin dalam kesehariannya,” ungkap Prof Murpin, Sabtu (1/07/23).

Akhirnya bertemu dengan seorang Pastor yang merekomendasikan desa Tumpuk Tulungagung yang sebagian besar warganya pekerja Migran dari Taiwan dan Tiongkok.

Mereka tidak mau kembali karena rumah mereka sudah bagus, dan cocok untuk kos-kosan.

Rektor Ma Chung pun kemudian berpikir, jika ada yang minta tolong untuk memperbaiki taraf hidup dengan potensi yang ada. Sebetulnya hal ini tugas akademisi, yang kemudian diistilahkan Sosiopreuner.

“Setelah survei beberapa kali dan layak untuk dikembangkan, maka pihak Pemerintah setempat juga mendukung. Ijin pun keluar,” tuturnya.

Prof Murpin optimis dengan menggarap kampung Bahasa Mandarin, desa Tumpu akan mendunia. Pasalnya, baik dari petugas imigrasi, prajurit TNI yang bertugas di atase militer RRT. Mereka semua pasti membutuhkan kursus Bahasa Mandarin.

Dengan kursus di kampung ini selama enam bulan, Rektor optimis mereka akan lancar berbahasa mandarin.

Termasuk Guide wisatawan, dan tenaga kerja di hotel yang dapat dipastikan membutuhkan penguasaan Bahasa Mandarin.

“Karena turis yang sebenarnya berduit ini dari Tiongkok, bukan lagi dari Eropa,” tukas Prof Murpin.

Seperti juga Pemkab Jember yang telah bekerjasama dengan Tiongkok dalam membangun pabrik semen Singa. Dapat dipastikan membutuhkan SDM yang fasih berbahasa Mandarin.

Kursuskan saja SDM Pemkab tersebut sekitar 50 orang dengan metode super intensif dengan kurikulum teratur. Maka diyakini cukup dengan waktu 3-4 bulan akan menguasai bahasa Mandarin. Dengan kompetensi tambahan tersebut, kesejahteraan mereka juga akan meningkat.

Termasuk putra-putri daerah yang menginginkan beasiswa dari Tiongkok yang syaratnya HSK 5, di kampung Mandarin ini sudah tersedia kurikulum untuk hal itu.

Rektor Ma Chung optimis, hanya dengan 100 orang yang kursus di kampung Mandarin ini. Maka pergerakan ekonomi masyarakat desa ini akan terangkat. Lantaran usaha mulai dari kos-kosan, kuliner, Loundry, akan dibutuhkan.

Universitas Ma Chung sendiri yang mengawasi langsung dan mendesain kurikulumnya, termasuk evaluasi belajar, dan teknologi pembelajarannya, serta target capaiannya.

Instrumen capaian ini yang menjadi kelebihan kursus Bahasa Mandarin di kampung ini. Dibanding dengan kursus kelas ruko.

Rektor mengakui, sementara ini pengajarnya yang dipersiapkan masih berjumlah lima orang. Nanti dibantu dengan pemberdayaan santri dari pondok pesantren sekitar.

Namun untuk Nativenya, Ma Chung mendatangkan langsung dari Tiongkok. Maka universitas ini tak segan bekerjasama langsung dengan Konjen dan Kedutaan Besar RRT di Jakarta yang nanti akan mendatangkan tenaga mahasiswa dari sana yang sedang mengambil beasiswa di Indonesia.

Kursus di kampung Mandarin ini dengan target hanya untuk penguasaan percakapan sehari-hari cukup belajar tiga bulan. Sedangkan untuk super Intensif bisa enam bulan.

Pada acara launching Kampung Bahasa Mandarin ini banyak di hadiri tokoh dan pemuka agama setempat. Dihibur oleh warga baik dewasa maupun anak anak dengan bernyanyi dan bermain musik Cina dan barongsai, serta tak pula potong tumpeng.

Meski diguyur hujan deras tak menyurutkan acara ini hingga tergelar sukses..(Djoko W)

Djoko Winahyu1 bulan ago

Sabtu, 1 Juli 2023

https://malangpariwara.com/2023/07/01/gagas-kursus-bahasa-mandarin-universitas-ma-chung-dongkrak-perekonomian-warga/

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP