CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

3 Guru Besar Baru Bakal Dikukuhkan Universitas Ma Chung Hari Ini

by Humas Universitas Ma Chung / 7 March 2024 / Published in Machung

Arvendo Mahardika – Kamis, 7 Maret 2024 | 06:44 WIB

AboutMalang.com, 7 Maret 2024 – Universitas Ma Chung Malang akan mengukuhkan 3 orang guru besar alias profesor baru pada Kamis, 7 Maret 2024.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Balai Pertiwi Universitas Ma Chung ini menjadi momen bersejarah untuk mengabadikan kontribusi signifikan mereka dalam bidang ilmu masing-masing.

Ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Eng Romy Budhi, S.T., M.T., M.Pd. dari Fakultas Teknologi dan Desain bidang Ilmu Teknik Informatika, Prof. Dr. Daniel Ginting, S.S., M.Pd. dari Fakultas Bahasa bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris, dan Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis bidang Ilmu Manajemen Inovasi.

Sebelumnya, ketiga orang profesor tersebut telah menerima surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat Akademik dari Kepala LLDIKTI Wilayah 7 Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., pada Desember 2023 dan Januari 2024.

Prestasi para dosen Universitas Ma Chung ini diraih atas hasil penelitian dan kontribusi gemilang yang telah mereka lakukan.

Prof. Romy Budhi Widodo dikenal karena fokus dalam bidang interaksi manusia dan mesin (human-machine interaction) dan dalam meraih gelar profesornya, ia mengangkat judul “Aksesibilitas Menuju Tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Tahun 2030”.

Banyak penyandang disabilitas di Indonesia (63%) memilih berwirausaha karena sulitnya mendapatkan pekerjaan.

Hal ini mendorong Prof. Romy untuk meneliti peluang belajar dan bekerja di bidang Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) bagi penyandang disabilitas, dengan mengembangkan mouse khusus yang dapat membantu mereka.

“Saya berpegang pada UU No. 8 tahun 2016, salah satunya adalah adanya hak bagi para penyandang disabilitas untuk memperoleh pekerjaan yang diselenggarakan pemerintah pun juga swasta,” kata Prof. Romy, dikutip AboutMalang.com dari rilis resmi Universitas Ma Chung.

Sementara itu, Prof. Dr. Daniel Ginting, S.S., M.Pd., merupakan peneliti yang fokus pada penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa.

Ia saat ini banyak bergerak mendampingi guru sekolah baik secara daring maupun luring dan dikenal sebagai presiden Indonesian English Lecturers Association.

Prof. Daniel Ginting mengangkat judul “Transformasi Pendidikan Dalam Era Kecerdasan Buatan: Tantangan dan Peluang” dalam penelitiannya untuk meraih gelar profesor.

Dalam penelitian ini, Prof. Daniel Ginting mengkaji peran AI dalam dunia pendidikan, terlebih di era saat ini kerap ditemui kecurangan yang dilakukan oleh siswa dalam tugas mereka dengan menggunakan AI.

Melalui penelitiannya ini, Prof. Daniel Ginting menekankan pentingnya untuk tetap melibatkan elemen manusia dalam proses ini, memastikan bahwa keahlian dan kebutuhan guru senantiasa menjadi prioritas utama dalam membuat keputusan terkait kecerdasan buatan dalam konteks pendidikan.

Di sisi lain, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo, M.S., M.Sc., selain menjadi dosen senior, juga menjabat sebagai rektor Universitas Ma Chung.

Ia resmi menyandang gelar sebagai Profesor di bidang Manajemen Inovasi.

“Saya menerima gelar ini dengan rendah hati dan tekad untuk terus berkontribusi pada dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Universitas Ma Chung,” kata Prof. Yufra.

Prof. Yufra mengangkat judul naskah “Inovasi sebagai Sumber Peningkatan Daya Saing Nasional yang Berkelanjutan”.

Penelitian ini mengkaji tentang pentingnya peran inovasi dalam menciptakan dan meningkatkan daya saing ekonomi yang berkelanjutan, terutama dalam upaya menuju tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045.

Pengukuhan tiga guru besar Universitas Ma Chung menunjukkan komitmen kuat universitas dalam meningkatkan kualitas akademik dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan.

Hal ini sejalan dengan visi Universitas Ma Chung untuk memuliakan Tuhan melalui akhlak, pengetahuan, dan kontribusi nyata sebagai insan akademik yang berdaya cipta, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pencapaian gelar guru besar ini juga mencerminkan kegigihan dan nilai meritokratik yang dijunjung tinggi oleh civitas akademika Universitas Ma Chung.

Diharapkan dengan pengukuhan ini, civitas akademika Universitas Ma Chung semakin termotivasi untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan melalui riset dan publikasi yang berkualitas, serta berperan aktif dalam mendidik generasi penerus yang berintegritas, memiliki kapasitas moral yang luhur, berkualitas tinggi, dan mampu bersaing di pasar global.

Link berita asli di sini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP