📢 Raih Beasiswa hingga 100%* (*Syarat & Ketentuan Berlaku) Daftar Sekarang di Sini

CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: [email protected]. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Dosen Sistem Informasi Raih Top 25% dan Pendanaan Scopus Q1 dalam Genomics and Science Dojo 3.0

by Humas Universitas Ma Chung / 20 August 2026 / Published in Machung

Dosen Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Desain Universitas Ma Chung, Muhammad Nurwegiono berhasil mencapai babak Quarter Final atau Top 25% dalam kompetisi Genomics and Science Dojo 3.0 Cycle 2. Capaian tersebut diraih melalui penelitian multidisiplin yang dikembangkan bersama tim dari Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Brawijaya.

Genomics and Science Dojo 3.0 Cycle 2 merupakan program pengembangan kapasitas penelitian berskala nasional yang diselenggarakan oleh Summit Institute for Development (SID) bekerja sama dengan Oxford University Clinical Research Unit (OUCRU), GSI Academy, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, serta didukung oleh British Embassy Jakarta.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peneliti Indonesia dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah bereputasi internasional melalui pembelajaran berbasis praktik, pendampingan intensif, pengembangan manuskrip, serta kompetisi ilmiah.

Peserta program terdiri atas tim-tim peneliti dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia, antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta berbagai perguruan tinggi, dan pusat penelitian

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Shinjitsu Class yang dilaksanakan secara daring pada 17–18 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai kemampuan berpikir kritis, penyusunan argumentasi, komunikasi ilmiah, serta pengembangan proposal penelitian melalui sesi mentoring bersama para Sensei.

Sesi Mentoring Bersama Sensei

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Offline Mini Camp yang diselenggarakan di Novotel Jakarta Cikini pada 21–25 Juni 2026. Materi yang diberikan meliputi penulisan ilmiah, peer review, metodologi penelitian, visualisasi data, Responsible AI in Research, pengantar genomik, Next Generation Sequencing (NGS), mixed model biostatistics, penyusunan poster ilmiah, serta strategi pengembangan manuskrip menuju publikasi internasional.

Dalam program tersebut, Muhammad Nurwegiono tergabung dalam tim kolaborasi yang mengembangkan penelitian berjudul “Comparison of Nutritional Status Before and After Chatbot-Assisted Dietetic Nutritional Care Implementation in Pediatric Oncology Patients.”

“Penelitian ini mengintegrasikan bidang sistem informasi, kecerdasan buatan, dan ilmu gizi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan gizi klinik bagi pasien onkologi anak,” ujar Muhammad Nurwegiono.

Seluruh tim peserta selanjutnya mengikuti Shinjitsu Tournament, yaitu kompetisi ilmiah yang menguji kemampuan peserta dalam mempresentasikan penelitian, mempertahankan argumentasi ilmiah, serta menjawab pertanyaan dewan juri melalui mekanisme penilaian langsung (live scoring). Dalam kompetisi yang diikuti oleh tim-tim dari berbagai institusi tersebut, tim kolaborasi Universitas Ma Chung dan Universitas Brawijaya berhasil mencapai babak Quarter Final dan menempatkan diri dalam jajaran Top 25%.

“Atas capaian ini, tim memperoleh kesempatan mengikuti workshop lanjutan untuk menyempurnakan manuskrip. Tim juga mendapatkan pendanaan berupa pembiayaan Article Processing Charge (APC) untuk memublikasikan hasil penelitian pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q1,” ungkap Muhammad Nurwegiono.

Keikutsertaan dalam program ini memberikan manfaat penting dalam meningkatkan kompetensi penelitian, kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, penulisan manuskrip, serta pemahaman terhadap proses peer review dan publikasi internasional. Kegiatan tersebut juga membuka peluang pengembangan jejaring dan kolaborasi multidisiplin dengan para peneliti dari berbagai perguruan tinggi, rumah sakit, pusat penelitian, dan institusi kesehatan di Indonesia.

Keberhasilan meraih Top 25% dan memperoleh pendanaan publikasi pada jurnal terindeks Scopus Q1 menunjukkan kualitas penelitian kolaboratif yang dikembangkan sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Ma Chung dalam mendukung peningkatan kapasitas dosen, penguatan kolaborasi multidisiplin, dan pengembangan publikasi ilmiah bereputasi internasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP WhatsApp