CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

“Komik Sebagai Karya Sastra,” Webinar oleh Dosen Sastra Inggris Ma Chung

by Admin Sasing / Juni 13, 2021 / Published in Machung

“Komik Sebagai Karya Sastra” adalah judul Webinar yang diadakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Ma Chung pada tanggal 10 Juni 2021. Webinar ini menghadirkan Lilis Lestari Wilujeng, S.S., M.Hum., dosen Sastra Inggris Universitas Ma Chung. Bu Lilis pada dasarnya mengajukan gagasan bahwa komik adalah karya budaya yang bisa dibaca dan ditelaah sebagai sebuah karya sastra.

Apakah Komik itu Karya Sastra?

Bu Lilis mengajak seluruh peserta webinar melihat keselarasan antara komik dan karya sastra konvensional. Di bagian awal, kita bisa melihat bahwa tahapan-tahapan produksi komik tidaklah begitu jauh berbeda dengan tahapan produksi karya sastra. Sebelum mulai membuat gambar yang kita nikmati sebagai komik, seorang pencipta komik harus melalui proses yang mencakup pengembangan gagasan, pengujian gagasan, dan akhirnya pemantapan gagasan. Proses ini membutuhkan kemampuan pencipta dalam mengarang karakter, latar, dan alur, yang semuanya bisa ditemukan di dalam prosa dan drama.

“Dari sini, separuh [dari proses penciptaan komik] adalah proses cipta sastra,” tegas Bu Lilis.

komik sebagai karya sastra

Proses Penciptaan Komik yang Menyerupai Proses Cipta Sastra

Selain itu, ketika seseorang membaca komik, dia juga mengalami proses yang sama dengan proses membaca prosa. Ada cerita yang dinikmati dan banyak juga tema yang bisa direnungkan oleh pembaca. Merenungkan tema-tema dan menyoroti hal-hal yang bisa dipelajari dari tema tersebut adalah juga yang dilakukan oleh seorang pembaca sastra. Bahkan, pembaca bisa juga memutuskan untuk melakukan penelaahan yang lebih sistematis, yang disebut kritik sastra.

Apakah Menelaah Komik itu Seperti Menelaah Sastra?

Meskipun banyak memiliki kemiripan dengan karya sastra, menelaah komik sebagai karya sastra memiliki kekhasan. Seorang penelaah komik tidak bisa langsung menelaah komik hanya dengan teori-teori bentuk sastra seperti penokohan, latar, dan alur. Menurut Bu Lilis, si peneliti perlu juga mempertimbangkan elemen-elemen formal yang khas dalam komik, yang berperan besar dalam pembacaan komik. Elemen-elemen tersebut antara lain panel, balon dialog, sudut pandang visual, parit (gutter), dan lain sebagainya.

Dengan memadukan analisis atas elemen-elemen formal komik dengan teori formal karya sastra, peneliti bisa mengapresiasi komik dengan sepantasnya. Dengan mengapresiasi bentuk komik, seorang peneliti bisa mengetahui sebanyak mungkin potensi yang dimiliki komik. Ketika hal itu diperkuat dengan penggunaan teknik apresiasi sastra, maka yang didapatkan adalah berbagai makna yang bisa dihadirkan oleh komik.

Skripsi Tentang Komik di Universitas Ma Chung

Di Universitas Ma Chung, skripsi tentang komik telah dilakukan di prodi Sastra Inggris dan Desain Komunikasi Visual. Satu hal yang mendorong Bu Lilis untuk mengangkat “Komik sebagai Karya Sastra” sebagai tema webinar yang diadakan Fakultas Bahasa dan Seni ini adalah pengalamannya menjadi pembimbing dan penguji skripsi. Beberapa bulan sebelumnya, Bu Lilis menjadi penguji untuk skripsi seorang mahasiswa Sastra Inggris yang membahas sebuah webtoons dan bagaimana audiens mempersepsinya. Selain itu, beberapa tahun sebelumnya Bu Lilis juga menjadi pembimbing untuk mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang ketika itu melakukan tugas akhir menciptakan komik.

Bagi Program Studi Sastra Inggris Universitas Ma Chung, menelaah komik adalah sebuah minat yang perlu diakomodasi. Selama satu tahun terakhir, Program Studi Sastra Inggris mengarahkan pembelajarannya dengan penekanan ke ranah “digital, kreatif, dan rekreatif.” Selain fakta bahwa komik memiliki banyak keselarasan dengan karya sastra konvensional, tidak bisa dipungkiri bahwa komik adalah satu bentuk karya seni yang menggabungkan antara kekuatan narasi yang inspiratif sekaligus rekreatif. Dia bisa menjadi hiburan sekaligus sumber belajar tentang kehidupan. Oleh karenanya, mahasiswa yang memiliki minat ke wilayah ini sangat diakomodasi.

Untuk mendengar webinar ini selengkapnya, silakan lihat video berikut. Jangan lupa tinggalkan komentar dan subscribe.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP