CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Internasionalisasi Universitas Ma Chung dengan Dukungan DAAD Jerman

by Humas / April 24, 2018 / Published in Machung

Universitas Ma Chung mendapatkan tamu istimewa pada Rabu, 18 April 2018 yang lalu. Direktur DAAD Jakarta – Mr. Thomas Zettler secara khusus mengunjungi Universitas Ma Chung dan memberikan seminar terkait bagaimana pentingnya internasionalisasi untuk perguruan tinggi dan bagaimana DAAD dapat mendukungnya.

 

Bertajuk “DAAD Role in Internationalizing Higher Education”, seminar ini  dihadiri oleh team leader Universitas Ma Chung, para alumni DAAD yang ada di Universitas Ma Chung, serta akan turut dihadiri oleh anggota konsorsium Kantor Urusan Internasional berbagai universitas di Malang. “DAAD memiliki perhatian khusus kepada Universitas Ma Chung karena banyak prestasi dihasilkan oleh civitas akademika Universitas Ma Chung serta kerja sama yang baik antara DAAD dan Universitas Ma Chung,” ujar Dr. Tatas H.P. Brotosudarmo  – Pimpinan Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP) sekaligus alumni DAAD. “Dalam kesempatan kali ini, kami ingin berbagi ilmu dengan rekan-rekan universitas di Malang Raya, agar kita semua dapat maju bersama demi dunia pendidikan Indonesia yang siap menghadapi dunia internasional,” tambah beliau.

 

 

Sebelumnya, DAAD telah memberikan dana hibah peralatan laboratorium kepada Dr. Tatas H.P. Brotosudarmo untuk mengembangkan fasilitas pencitraan optika yaitu mikroskop floresensi laser dan citra hyperspektral dengan nilai sekitar 350 juta rupiah. Fasilitas tersebut digunakan untuk pembelajaran dan riset di program studi Kimia dan Teknik Informasi untuk karakterisasi pigmen dan kesehatan tanaman. Disamping itu Dr. Brotosudarmo telah mendapatkan beberapa hibah dari DAAD diantaranya program Research Intership in Science and Engineering (RISE) untuk mendatangkan mahasiswa internship dari Jerman secara rutin tiap tahun di Universitas Ma Chung. Sebagai alumni Jerman, Dr. Brotosudarmo pernah ditunjuk DAAD dalam workshop ASEAN-Germany “50 for 50” di Sekretariat ASEAN, Jakarta dan bersama dengan empat mahasiswa Universitas Ma Chung merumuskan buku putih tentang visi ASEAN untuk internasionalisasi perguruan tinggi.

 

 

Upaya strategis internasionalisasi Universitas Ma Chung didukung oleh Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD, Deutscher Akademischer Austiuschdienst) sejak tahun 2012 yang diinisiasi oleh Dr. Leenawaty Limantara, Rektor UMC periode 2007-2015. Melalui program-program DAAD seperti program DIES (Dialogue on Innovative Higher Education Strategies), Universitas Ma Chung telah mengirim para pimpinan dan staf-nya untuk mendapatkan pengembangan kapasistas dalam manajemen strategis perguruan tinggi, kepemimpinan, dan penjaminan mutu. Bahkan tahun 2018, Universitas Ma Chung telah berhasil menjadi penyelenggara dan trainer program DIES yaitu Indonesian Deans’ Course for Private Higher Education Institution (INADC-PHEI) yang dilaksanakan pada 5-7 February 2018 di Surabaya dan 21-23 Mei 2018 di Bintaro, bekerjasama dengan Ubaya dan Universitas Pembangunan Jaya.

 

Universitas Ma Chung, Malang yang didirikan pada 07.07.2017 semakin melaju menuju universitas berbasis riset yang internasional. Hal ini ditunjukan dengan upaya Universitas Ma Chung diantaranya dengan mengembangkan Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP) menjadi Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) Nasional, pembelajaran dengan tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Tionghoa), adanya dosen-dosen asing, hingga mahasiswa mancanegara sebagai intern di Universitas Ma Chung.

 

 

Pada era globalisasi saat ini, persaingan perguruan tinggi tidak hanya diranah nasional namun internasional. Internasionalisasi menjadi salah satu kunci utama dalam memajukan perguruan tinggi yaitu terkait riset, tata kelola dan penjaminan mutu. Pada tahun ini, Dr. Chatief Kunjaya (Rektor) dan Sunday Noya (Kepala Unit Penjaminan Mutu), serta Prita Ika Dewi (Kepala Unit Perencanaan dan Pengembangan) mendapatkan beasiswa dari DAAD untuk masing-masing mengikuti pelatihan penjaminan mutu tingkat ASEAN (ASEAN-QA TrainlQA) di Bangkok, Thailand dan pelatihan tata kelola (University Leadership and Management Training Course, UNILEAD) di Oldenburg, Jerman.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka Segera Daftar Sekarang.

TOP