CARA MENDAFTAR

1 Kunjungi pmb.machung.ac.id.
2 Lengkapi Data.
3 Tunggu Email Konfirmasi

Hubungi Kami Di 0811 3610 414, atau kirimkan email ke: info@machung.ac.id. Terima Kasih!

Jadwal Buka ADMISI UMC

Senin-Jumat 8:00AM - 5:00PM

Dosen Sastra Inggris Berbagi Tips tentang Penerjemahan

by Admin Sasing / June 20, 2020 / Published in Machung

Pada Rabu, 17 Juni 2020 pukul 10.oo WIB, F.X. Dono Sunardi, M.A., dosen Sastra Inggris Universitas Ma Chung, menyajikan materi mengenai penerjemahan buku di webinar yang diadakan oleh Program Studi Sastra Inggris Universitas Wijaya Putra, Surabaya.

Dalam event yang digelar melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara langsung di YouTube ini, Dono Sunardi membahas secara panjang lebar seluk-beluk mengawali karir sebagai penerjemah buku. Acara ini memang ditujukan bagi para mahasiswa atau khalayak umum yang baru atau ingin mengawali karier di dunia penerjemahan .

Dono Sunardi, selain menjadi dosen di Program Studi Sastra Inggris Universitas Ma Chung, juga merupakan seorang penerjemah buku yang produktif. Buku terjemahannya telah diterbitkan oleh penerbit-penerbit besar seperti Serambi dan penerbit-penerbit di bawah grup Gramedia. Daftar sejumlah buku yang telah beliau terbitkan bisa dilihat di laman Google Scholar Dono Sunardi ini. Dari banyaknya kutipan atas buku-buku tersebut, tampak jelas bahwa buku-buku yang diterjemahkan oleh Dono Sunardi adalah buku-buku yang penting dalam dunia pendidikan Indonesia.

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Dono Sunardi dalam webinar ini adalah pentingnya membangun portofolio sejak masih kuliah. Pada tahun terakhir kuliahnya, Dono Sunardi memutuskan untuk meningkatkan level “permainannya” sebagai penerjemah lepas dengan cara menerjemahkan satu buku utuh untuk dimasukkan ke dalam portofolionya. Buku yang dia terjemahkan ketika itu adalah By the River Piedra, sebuah novel karya Paulo Coelho. Terjemahan yang dia lakukan secara sukarela inilah yang kelak dia sodorkan kepada penerbit untuk menunjukkan bahwa dia telah mampu menerjemahkan sebuah buku. Portofolio seperti inilah yang Dono Sunardi anjurkan bagi mahasiswa tingkat akhir atau penerjemah pemula yang berkeinginan menjadi penerjemah buku profesional.

Ketika ditanya mengenai kesannya ketika menjadi pembicara webinar tentang penerjemahan buku ini, ia bertaka, “Saya senang bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman lintas batas dan bahkan tanpa batas. Yang negatif adalah kurangnya interaksi tatap muka, dan ketiadaan ekspresi.”

Di Universitas Ma Chung, Dono Sunardi, M.A. mengajar mata kuliah Translation and Interpretation. Mata kuliah ini merupakan pintu masuk bagi mahasiswa untuk mempelajari teori dan keterampilan menerjemahkan. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa belajar teori penerjemahan, praktik menerjemahkan, sekaligus membangung portofolio mereka. Dono Sunardi menantang mahasiswa untuk menerjemahkan tulisan sebanyak yang mereka mampu. Bila hal ini dijalankan dengan serius, mata kuliah ini sudah menghasilkan satu cicilan pertama untuk portofolio penerjemahan bagi mahasiswa.

“Saya ingin agar mahasiswa saya mengalami rasanya menjadi penerjemah,” jawabnya ketika ditanya alasannya memberikan tugas tersebut. “Dan lebih bagus lagi ketika pengalaman mereka itu disertai hasil yang tangible, ya portofolio ini,” pungkasnya

 

Ketika ditanya mengenai kesannya ketika menjadi pembicara webinar tentang penerjemahan buku ini, ia bertaka, “Saya senang bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman lintas batas dan bahkan tanpa batas. Yang negatif adalah kurangnya interaksi tatap muka, dan ketiadaan ekspresi.”

Di Universitas Ma Chung, Dono Sunardi, M.A. mengajar mata kuliah Translation and Interpretation. Mata kuliah ini merupakan pintu masuk bagi mahasiswa untuk mempelajari teori dan keterampilan menerjemahkan. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa belajar teori penerjemahan, praktik menerjemahkan, sekaligus membangung portofolio mereka. Dono Sunardi menantang mahasiswa untuk menerjemahkan tulisan sebanyak yang mereka mampu. Bila hal ini dijalankan dengan serius, mata kuliah ini sudah menghasilkan satu cicilan pertama untuk portofolio penerjemahan bagi mahasiswa.

“Saya ingin agar mahasiswa saya mengalami rasanya menjadi penerjemah,” jawabnya ketika ditanya alasannya memberikan tugas tersebut. “Dan lebih bagus lagi ketika pengalaman mereka itu disertai hasil yang tangible, ya portofolio ini,” pungkasnya.

 

Pendaftaran Mahasiswa Baru Telah Dibuka  Segera Daftar Sekarang.

TOP